Pandemi virus corona COVID-19 tidak hanya berimbas kepada manusia. Beberapa hewan peliharaan pun turut menjadi korban virus ini.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu netizen sempat dibuat heboh dengan beberapa foto anjing peliharaan yang dibiarkan terlantar di pet shop salah satu mall di kawasan Jakarta Pusat.
Anjing tersebut dibiarkan berada dalam pet shop dalam kondisi ruangan yang gelap. Foto yang diunggah ke media sosial tersebut mendadak viral dan dengan cepat menyebar luas.
Salah satu Content Creator, Bobby Sant, dari channel Youtube, Dunia Anjing Kita, melakukan investigasi ke tempat tersebut untuk mencari kebenaran kabar yang beredar di dunia maya.

Dalam unggahan video berdurasi 23 menit 20 detik, suasana pet shop yang didatangi Bobby terlihat sangat sepi. Hanya ada beberapa security dan beberapa pemilik pet shop yang datang untuk mengurus hewan peliharaannya.
Bobby pun mencoba mewawancarai salah satu security yang bertugas. Menurutnya mall tersebut sudah tutup sejak pemerintah menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Setiap orang yang datang ke tempat tersebut berikut dengan pengurus hewan, wajib meminta izin dan melapor kepada petugas. Bobby pun melakukan penelusuran lebih dalam ke dalam sejumlah pet shop yang ada.

Sebagian besar pemilik pet store terlihat sudah memindahkan hewan peliharaannya dari kandang. Hanya sebagian kecil pengusaha pet shop yang meninggalkan hewan peliharaannya di dalam toko.
Pada kesempatan itu Bobby juga melakukan wawancara singkat dengan beberapa pemilik pet shop di tempat itu. Sang pemilik pet shop mengaku sengaja meninggalkan hewan peliharaannya di dalam toko. Tapi bukan berarti hewan-hewan tersebut ditelantarkan.
“Dari awal udah kami pindahin semua. Anjing semua biasanya tapi sudah dipindahin ke ruko saya. Tadinya sempat mau masang AC indoor, tapi yaudahlah karena takut gak ke kontrol bolak-balik,” terang salah satu pemilik pet shop.
Tak puas menginvestigasi satu pet shop, Bobby kembali mencari toko yang sedang dikunjungi pemiliknya. Berbeda dengan sebelumnya, salah satu pet shop yang dikunjungi Bobby masih menaruh hewan peliharaannya dalam toko.
“Kebetulan toko ini ada dua AC split, yang listriknya dari dalam toko ini sendiri. Jadi terhubung sama lampu dan AC, punya meteran sendiri. Tiap hari pasti ada yang datang. Karena pagi kami kasih makan dua jam dan sore datang lagi dua jam terus tutup,” ucap pemilik pet shop lainnya.
Setelah puas dengan jawaban sang pemilik pet shop, Bobby kembali melanjutkan investigasi ke toko lainnya. Di tempat tersebut Bobby mewawancarai sahabatnya yang juga membuka bisnis pet shop.
Menurut sang pemilik, ia telah memindahkan semua hewan peliharaannya ke rumah sejak mall tersebut ditutup sementara. Ia datang ke toko hanya untuk melayani pesanan pelanggan secara online.
Menurut sang pemilik pet shop, para pengusaha yang melakukan bisnis menjual hewan peliharaan pasti akan mengurusnya dengan baik. Pasalnya hewan peliharaan yang diperjualbelikan memiliki harga yang tidak murah.
“Terlantar nggak kayaknya. Kenapa? Ini semua bicaranya anjing trah yang harganya lumayan. Owner kan gak mau rugi pasti dikasih makan. Cuma karena gedung ditutup, kemungkinan kemarin yang videoin, pas orangnya gak ada,” pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.