Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Sembarangan Berjemur, Cek UV Indeks yang Aman bagi Tubuh

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 13 April 2020 |09:03 WIB
Jangan Sembarangan Berjemur, Cek UV Indeks yang Aman bagi Tubuh
Ilustrasi (Foto : Medicalnewstoday)
A
A
A

Pandemi virus corona COVID-19 yang menyerang telah membuat sebagian masyarakat Indonesia gemar berjemur. Berjemur sinar matahari dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk mencegah infeksi COVID-19.

Tapi tampaknya berjemur tidak bisa dilakukan sembarangan. Seseorang wajib mengetahui waktu yang tepat untuk berjemur agar paparan sinar ultraviolet UV tidak merusak kulit manusia.

Merangkum dari laman resmi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), Senin (13/4/2020), secara umum pita gelombang cahaya matahari dibagi menjadi tiga bagian. Yang pertama adalah sinar UV dengan panjang gelombang 100-400 nm.

Kedua adalah cahaya yang bisa terlihat oleh mata manusia pada 400-700 nm. Sementara yang ketiga adalah sinar inframerah (IR) dengan panjang gelombang 700 nm hingga 1 mm. Sinar IR memiliki karakteristik serupa dengan UV yakni tidak bisa ditangkap oleh mata.

Sinar UV adalah bagian gelombang elektromagnetik dari energi radiasi matahari yang menjangkau permukaan bumi. Badan Meteorologi dunia (WMO), mengatakan sinar matahari yang kurang akan memengaruhi mood seseorang dan menyebabkan kekurangan vitamin D.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement