Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjelasan Ahli Kenapa Jenazah Pasien COVID-19 Tidak Akan Menularkan Virus

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 06 April 2020 |11:44 WIB
Penjelasan Ahli Kenapa Jenazah Pasien COVID-19 Tidak Akan Menularkan Virus
Pemakaman jenazah pasien COVID-19 (Foto: Arif Julianto/Okezone)
A
A
A

Belakangan ini kita sering mendengar kabar jenazah pasien positif COVID-19 atau PDP ditolak masyarakat. Jenzah dikhawatirkan membawa masalah di area kuburan dan masyarakat tak menginginkan itu.

Anggapan di masyarakat menyatakan bahwa jenazah pasien COVID-19 tetap bisa menyebarkan virus. Bahkan, setelah jenazah itu dikuburkan, virus dianggap tetap bisa menyebar. Lantas, benarkah anggapan tersebut?

Dokter Umi Sjarqiah, Sp.KFR, MKM, Direktur Utama RSI Jakarta Sukapura-Muhammadiyah COVID-19 Command Center, menerangkan bahwa sikap dan pernyataan yang demikian sangat keliru. "Jenazah pasien COVID-19 tidak menularkan virus," tegasnya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta, belum lama ini.

Ia melanjutkan, meski begitu ada beberapa hal yang mesdi dihindari, khususnya bagi petugas pengurus jenazah pasien COVID-19. Adalah cairan yang keluar dari tubuh jenazah, termasuk dari mulut, hidung, mata, anus, kemaluan, atau luka yang ada di tubuh jenazah.

Karena itu, penanganan jenazah pasien COVID-19 mesti dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Jenazah pasien infeksi, termasuk COVID-19 mendapat perlakuan khusus untuk meminimalisir masalah.

Pemakaman Jenazah Pasien COVID-19

"Perawatan jenazah sejak meninggal dunia sampai dikuburkan dilakukan sesuai standar protokol kesehatan WHO. Di rumah sakit, tentunya sudah sesai standar isolasi, baik untuk petugas pasien dan keluarga," paparnya.

Nah, jika dipandang mendesak, jenzah boleh untuk tidak dimandikan atau dikafani demi menghindari paparan virus dengan pertimbangan asas hukum syariah.

Dia menegaskan, jenazah pasien COVID-19 yang sudah dikuburkan tak perlu ditakuti akan bahayanya. Sebab, jenazah telah ditangani dengan sangat baik sesuai WHO dan yang terpenting, virus yang ada di tubuhnya tak akan menular.

"Jenazah pasien COVID-19 yang telah dilakukan penanganan dengan baik aman dikuburkan karena virus hanya dapat bertahan di sel hidup," tegasnya.

Selanjutnya, Dokter Umi memberi imbauan pada masyarakat agar tidak usah khawatir terkaithal ini, terlebih jika semua prosedur dilakukan. "Insyaallah aman," tambah dia.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement