Rajin mencuci tangan minimal selama 20 detik jadi salah satu kunci pencegahan COVID-19. Tapi, bukan hanya mencuci tangan, melainkan juga cara mengeringkannya.
Hal ini sangat penting diperhatikan mengingat tangan yang lembap jadi media tepat untuk berkembang biaknya kuman. Miryam Wahrman, profesor Biologi di Universitas William Paterson menjelaskan, mencuci tangan yang sudah tepat manfaatnya akan sia-sia jika proses pengeringannya dilakukan dengan cara yang salah. Salah satunya tidak dikeringkan dengan sempurna, sebab kelembapan di tangan inilah yang membuat kuman tumbuh subur.
“Mengeringkan tangan setelah cuci tangan itu penuh potensi masalah, salah satunya masalah tangan bisa terkontaminasi ulang. Anda tidak mau kan membuang manfaat dari mencuci tangan di proses pengeringan tangan,” ujar Miryam.
Mengacu pada hasil studi penelitian, Profesor Biologi sekaligus penulis buku The Hand Book: Surviving in a Germ-Filled World menyebutkan cara paling higienis untuk mengeringkan tangan usai dicuci adalah dengan menggunakan paper towel dan handuk kain.
“Studi penelitian menunjukkan bahwa mengeringkan tangan dengan paper towel dan handuk kain menghilangkan kuman lebih banyak daripada mencuci tangan itu sendiri, karena gesekan pengeringan mengurangi jumlah kuman lebih banyak, ”katanya.

Namun pemakaian handuk ini dengan catatan hanya boleh digunakan di rumah. Setiap anggota penghuni rumah tersebut harus memiliki handuk dan tempat masing-masing untuk menggantungnya. Selain itu, juga harus dicuci teratur, bahkan disarankan rutin setiap beberapa hari sekali jika sering digunakan.