Rasa khawatir itu ada sebab sang istri tengah hamil. Menurutnya, perempuan hamil dapat saja tertular virus corona COVID-19 jika imunitasnya sedang lemah.
"Gimana kalau gue ketularan. Gimana kalau gue gak ketularan, tapi jadi carrier, padahal istri gue lagi hamil dan kami sedang menanti anak kami lahir di tengah pandemi ini,” sambungnya.
Ya, Dokter Ai memang menjadi satu dari sekian banyak dokter yang berjuang melawan pandemi virus corona COVID-19. Ia mengatakan, sudah tidak lagi dapat menghitung berapa kali mencuci tangan dalam kurun waktu satu jam untuk mencegah penularan COVID-19.
"Gue udah enggak bisa hitung berapa kali gue cuci tangan dalam sejam. Apalagi dalam sehari," pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)