GENERASI milenial dikenal dengan karakteristik yang unik sekaligus menantang. Tetapi dibalik keunikan generasi milenial, ada kekurangan yang dimiliki yakni sifat boros.
Generasi milenial dikenal dengan gaya hidupnya yang tinggi dan bergengsi. Meski berpenghasilan tinggi, nyatanya banyak generasi milenial yang masih sulit untuk menabung ataupun melakukan investasi.
Lalu apa yang membuat generasi milenial membutuhkan cost yang tinggu untuk memenuhi gaya hidupnya? Berikut adalah pengeluaran-pengeluaran untuk gaya hidup yang biasanya bikin jebol dompet milenial.
Pesan makanan online
Generasi milenial dikenal sebagai generasi yang menginginkan semuanya serba instan. Termasuk membeli makan. Generasi milenial lebih memilih untuk memesan makanan online ketika lapar melanda dibanding memasaknya sendiri.
Padahal, memesan makanan online dikenakan biaya ongkos kirim. Mungkin nominal ongkos kirim tersebut terlihat kecil. Tetapi jika kamu memesan makanan online terlalu sering, tentu akan menjadi besar nominalnya. Bayangkan jika kamu memesan makanan online setiap hari. Gaji kamu bisa habis sebelum akhir bulan.
Belanja skincare
Selalu update review dari beauty influencer kesayangan tentu boleh. Mau belanja skincare juga sah-sah saja. Apalagi jika kamu termasuk orang merasa harus selalu menjaga penampilan.
Masalahnya, setiap kali habis menonton video tersebut, kamu langsung ikut membeli produk yang diulas. Duh, repot juga kan kalau semua produk ingin kamu beli. Bisa-bisa kamu nggak punya tabungan untuk kebutuhan mendadak.
Belanja online
Mana yang lebih sering kamu lakukan? Belanja online atau mengunjungi tokonya langsung? Buat anak-anak zaman now, tentunya lebih sering belanja online karena ingin mendapatkan cashback atau diskon.
Namun, berbagai kemudahan dan promo yang ditawarkan ini akan membuat orang candu, hingga tak mampu mengendalikan nafsu konsumtifnya. Imbasnya adalah boros dan pengeluaran yang tak terkontrol.
Ngopi di kafe
Di era digital ini, membuat agenda minum kopi menjadi salah satu rutinitas harian yang wajib dijalani. Tujuan ngopi ini di kafe ini terkadang bukan untuk menikmati secangkir kopi melainkan untuk di upload di media sosial.
Tetapi bayangkan jika segelas kopi di kafe premium seharga Rp40 ribu sampai Rp60 ribu. Jika kamu nongkrong di kafe setiap hari, maka dalam satu bulan kamu akan menghabiskan uang lebih dari Rp1 juta.
Membership pusat kebugaran
Saat ini, orang-orang mulai peduli akan kesehatan. Salah satu tren hidup sehat adalah langganan pusat kebugaran. Banyak orang yang rela membayar membership hingga tahunan. Namun sangat disayangkan jika kamu jarang datang ke tempat gym hanya untuk mempostingnya di media sosial.
Sebenarnya, untuk gaya hidup bugar dan sehat, kamu tak perlu mengeluarkan biaya. Lari pagi di sekitar rumah atau melakukan aktivitas fisik juga bisa bikin badan kamu sehat.
Terkadang terlalu tenggelam dengan hobi membuat kamu lupa untuk memenuhi kebutuhan utama yang jauh lebih penting. Jika ingin kondisi keuanganmu lebih baik, sebaiknya kamu mulai menata gaya hidup.
Selanjutnya, kamu bisa membiasakan diri untuk menahan segala keinginan dan memprioritaskan kebutuhan. Untuk mengubah kebiasaanmu yang boros, kamu harus memiliki tekad yang kuat dan juga bimbingan. Kamu bisa mendapatkan bimbingan ini jika kamu download aplikasi KejarMimpi di Playstore.
Karena di aplikasi KejarMimpi ada segudang tips dan trik bagaimana cara mengelola keuangan yang tepat. Kamu akan dibimbing melalui mentoring dengan mentor-mentor dari tim KejarMimpi, video, maupun artikel yang tersedia, akan membantu kamu untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan. Jika kamu sudah bisa mengelola keuangan secara bijak, tentu hal ini akan mempermudah langkahmu untuk menggapai mimpi bukan? (CM)
(Fahmi Firdaus )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.