PANDEMI virus corona (COVID-19) yang menyebar ke lebih dari 160 negara, berhasil menggegerkan masyarakat di seluruh dunia. Teori konspirasi mengenai COVID-19 atau disebut dengan SARS-CoV-2 ini juga telah beredar luas dan diyakini oleh sebagaian kalangan.
Beberapa teori tersebut terlihat aneh, dan tampak seperti di luar logika manusia. Merangkum dari IFL Science, Sabtu (21/3/2020), berikut fakta unik tentang COVID-19.
1. Bisnis Besar Bill Gates
Pada 9 Maret, mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menyatakan COVID-19 adalah senjata biologis dalam Tweet yang menyertakan surat yang ditulis kepada António Guterres selaku Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Beberapa pengguna internet bahkan mengklaim bahwa Bill Gates berperan dalam sintesis virus yang tumbuh di laboratorium. Konspirasi ini mengklaim bahwa wabah seperti itu dapat berarti bisnis besar bagi Bill dan Melinda Gates Foundation, walaupun faktanya mereka telah berupaya melawan wabah COVID-19.
Diterbitkan dalam jurnal Nature Medicine, studi ini mencatat bahwa dua komponen utama dalam patogen SARS-CoV-2 menyingkirkan intervensi laboratorium dalam pengembangannya.
2. SARS-CoV-2 berasal dari luar angkasa
Panspermia adalah teori bahwa kehidupan dapat menghuni planet asing di bawah kondisi yang tepat dan tiba melalui meteorit. Profesor Chandra Wickramasinghe dari Buckingham Centre for Astrobiology mengklaim awal tahun ini bahwa bola api yang terbakar di China Utara pada Oktober 2019 adalah sumber yang paling mungkin dari SARS-CoV-2.
Sayangnya tidak ada laporan tentang meteorit yang ditemukan di China. Kesamaan dari SARS-CoV-2 dengan SARS dan MERS adalah bukti lain bahwa teori ini tidak memiliki kaki, karena sangat tidak mungkin bahwa virus ekstraterestrial akan berevolusi dengan cara yang persis sama dengan patogen yang berada di Bumi.
3. COVID-19 bahkan bukan virus, itu jaringan 5G yang mampu menggoreng otak
Menurut sumber dari internet, penyakit COVID-19 bukanlah virus sama sekali. Tapi, sebenarnya efek dari menara 5G, yang pertama kali diperkenalkan pada 2019. Penyanyi Keri Hilson yang memiliki 4,2 juta pengikut di Twitter mengkaitkan COVID-19 dengan jaringan 5G.
Terapi pada hari yang sama disarankan oleh tim manajemennya untuk menghapus semua Tweet dan video yang berkaitan dengan teori tersebut. Postingan publik di Facebook menjabarkan teori tersebut dengan lebih rinci dengan beberapa perintis radikal termasuk kemampuan 5G untuk menggoreng otak.
Bill Gates juga tampaknya kembali menjadi kambing hitam. Kali ini dengan rencana jahat untuk mengembangkan "vaksin” yang sebenarnya akan menjadi chip untuk memantau pergerakan manusia.