Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keluh Kesah Pengguna KRL terhadap Penerapan Social Distancing

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 20 Maret 2020 |14:05 WIB
Keluh Kesah Pengguna KRL terhadap Penerapan <i>Social Distancing</i>
Suasana di KRL setelah pemerintah mengimbau social distancing (Foto : Istimewa)
A
A
A

Social Distancing

Cara efektif untuk mencegah persebaran virus corona adalah social distancing. Social distancing sendiri yaitu ketika seseorang diminta untuk tidak terlalu dekat dengan orang lain, adapun jarak yang disarankan yakni hingga 2 meter.

Melansir Centers for Disease Control and Prevention, ada beberapa cara yang tetap harus diperhatikan ketika melakukan social distancing.

1. Ukur suhu tubuh dengan termometer dua kali sehari. Pastikan selama 14 hari kamu di rumah dalam keadaan sehat dan tidak demam.

2. Tetap di rumah dan hindari kontak dengan orang lain. Gunakan social media, video call, dan interaksi online lainnya.

3. Jangan pergi bekerja atau sekolah selama 14 hari.

4. Hindari menggunakan transportasi umum.

5. Hindari tempat-tempat ramai, seperti pusat perbelanjaan, cafe, bioskop, dan restoran.

6. Jaga jarak sekira 1-2 meter.

Social distancing pun sukses diterapkan di Korea Selatan, sehingga negara ini tak perlu melakukan lock down. Social distancing dinilai bisa mengurangi risiko penyebaran virus corona karena virus ini menular antarmanusia melalui droplet (partikel air liur) saat penderita bersin atau batuk.

Dalam menjalani social distancing, jaga jarak minimal dua meter dengan orang lain, dan dianjurkan tidak berjabat tangan atau berpelukan saat bertemu orang lain.

Sementara untuk di rumah, anggota keluarga harus menjaga jarak sosial, apalagi jika ada yang sakit. Kemenkes meminta setiap keluarga mengupayakan ruang terpisah bagi setiap anggota keluarganya yang memang sakit.

Kemudian, gunakan masker wajah dan ganti setiap hari. Setelah masker dipakai, langsung buang ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan dengan benar. Selain itu, masyarakat mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup.

Jika diperlukan, gunakan cairan disinfektan untuk membersihkan rumah, dan jika terpaksa harus keluar rumah, gunakan masker serta hindari kerumunan atau keramaian.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi pun meyakinkan bahwa pemerintah akan mengupayakan agar tidak terjadi kerumunan atau kepadatan saat penumpang menggunakan transportasi publik. Sebab, kerumunan itu dikhawatirkan bisa meningkatkan penyebaran virus corona atau penyakit Covid-19.

Nah, lantaran sulit untuk mengendalikan kerumumanan tersebut, maka pemerintah pun meminta perusahaan melakukan Work From Home. Work From Home harus tetap efektif layaknya berada di kantor.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement