Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Dokter pun Tak Bisa Lepas dari Jebakan Hoax

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2020 |20:43 WIB
Ternyata Dokter pun Tak Bisa Lepas dari Jebakan <i>Hoax</i>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Oleh karena itu, Dokter Mahesa Paranadipa M, M.H, selaku ketua umum DPP Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI), kembali mengingatkan kepada seluruh tenaga medis di Indonesia agar lebih berhati-hati lagi dalam membagikan informasi menyangkut isu kesehatan seperti virus Korona atau COVID-19, terutama di media sosial.

Mahesa Paranadipa pun meminta masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi di media sosial. Hal ini juga berlaku pada akun-akun bercentang biru atau yang sudah terverifikasi.

"Walaupun kadang-kadang diposting akun centang biru, itu tidak menjamin juga. Jangan ditangkap bulat-bulat sebelum ada klarifikasinya," tutur Mahesa saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Selasa (3/3/2020).

para dokter yang ingin menyampaikan informasi terkait virus Korona, harusnya berkiblat pada dua lembaga.

Menurutnya, virus Korona ini adalah kasus baru, sehingga belum banyak penelitian yang dipublish mengenai virus ini. Karenanya, para dokter yang ingin menyampaikan informasi terkait virus Korona, harusnya berkiblat pada dua lembaga.

"Kita bergantung dengan informasi dari lembaga-lembaga otoritas yang berwenang. Misalnya kalau di dalam negeri ada Kementerian Kesehatan, di luar negeri ada WHO," tutur dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement