Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perempuan Perkotaan Rentan Alami Nyeri Haid, Kenapa?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 24 Februari 2020 |13:29 WIB
Perempuan Perkotaan Rentan Alami Nyeri Haid, Kenapa?
Ilustrasi. (Dietdoctor)
A
A
A

BANYAK perempuan mengeluhkan nyeri haid. Beberapa di antara mereka bahkan level nyerinya sudah sampai mengganggu aktivitas.

Tapi, tahukah Anda kalau perempuan perkotaan sangat rentan mengalami nyeri haid? Ada faktor pemicunya yang harus Anda tahu.

nyeri haid

Diterangkan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi RS Pondok Indah - Pondok Indah Dr dr Kanadi Sumapradja, SpOG-KFER, perempuan yang tinggal di kota besar sangat rentan mengalami nyeri haid. Hal ini berkaitan dengan polusi.

"Penelitian mengungkapkan bahwa dioksin yang terkandung di dalam polusi, struktur kimianya mirip dengan hormon perempuan. Makanya, saat polusi ini masuk ke tubuh, tubuh tidak menolaknya. Padahal, itu sumber masalah," terangnya pada Okezone, beberapa waktu lalu.

Dokter Kanadi menjelaskan, polusi umumnya mengeluarkan polutan dan kandungan terbanyaknya adalah dioksin, terutama dari limbah industri. Zat kimia berbahaya ini ternyata struktur kimianya mirip dengan hormon perempuan.

Dokter Kanadi menuturkan, hormon perempuan yang struktur kimianya mirip dengan dioksin adalah estrogen. Jadi, saat polusi itu masuk ke tubuh, tubuh membacanya ini adalah estrogen tambahan, sehingga tidak ada penolakan.

Nyeri menstruasi dalam istilah medis sering disebut dengan endometriosis. Penyakit ini merupakan kelainan yang kerap dialami perempuan, yang tidak boleh diabaikan.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement