Seperti yang dilaporkan The Nottingham Post dalam Science Direct, FoMO adalah suatu kondisi yang bisa membuat hubungan sosial Anda jadi rusak. Ya, keseringan update di media sosial bisa menimbulkan hal-hal negatif.
Contoh, jika seorang teman mengajak Anda pergi main, lalu Anda menjawab tidak bisa. Namun, tanpa sadar Anda pergi bersama teman Anda yang lain sembari meng-update nya di media sosial.
Hal itu bisa membuat teman Anda yang sebelumnya mengajak Anda akan merasa terkhianati. Ujungnya, tanpa disadari hubungan sosial Anda dengan teman Anda mungkin jadi kurang baik.

Boleh menggunakan media sosial, tapi jangan berlebihan
Meskipun FoMO adalah fenomena yang berbahaya bagi kesehatan mental, fisik, dan hubungan sosial Anda, bukan berarti Anda dilarang menggunakan media sosial sama sekali. Boleh, kok, menggunakan media sosial, tapi dengan batasan yang wajar.
Sebagai gantinya, batasi penggunaan media sosial yang seimbang dengan aktivitas Anda. Tidak semua hal di hidup Anda harus di-post juga. Selain itu, usahakan untuk tidak membandingkan hidup Anda dengan kehidupan orang lain di media sosial. Karena sejatinya apa yang ditampilkan di media sosial bukanlah hal yang sebenarnya terjadi.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.