Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sama-Sama Bikin Nyeri Dada, Ini Beda GERD dan Serangan Jantung

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |20:47 WIB
Sama-Sama Bikin Nyeri Dada, Ini Beda GERD dan Serangan Jantung
Ilustrasi. (Shutterstock)
A
A
A

Namun perlu digarisbawahi, tidak semua orang yang mengalami serangan jantung merasakan nyeri pada dadanya. Karenanya, gejala-gejala serangan jantung memang terbilang bervariasi dan berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan setiap orang. Gejala ini mungkin datang secara perlahan atau mendadak.

Sama seperti serangan jantung, salah satu gejala GERD yang paling umum adalah rasa mula disertai sensasi terbakar yang menyerang bagian tengah dada atau tepat di belakang tulang dada (sternum).

Seseorang yang mengalami reflux asam lebih dari dua kali seminggu, memiliki kemungkinan lebih besar menderita GERD. Data menyebutkan, hampir 20 % orang di Amerika Serikat menderita penyakit ini.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement