Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sama-Sama Bikin Nyeri Dada, Ini Beda GERD dan Serangan Jantung

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |20:47 WIB
Sama-Sama Bikin Nyeri Dada, Ini Beda GERD dan Serangan Jantung
Ilustrasi. (Shutterstock)
A
A
A

Menurut laporan Medicalnewstoday, nyeri dada bisa menjadi tanda bahwa seseorang memilik risiko mengalami serangan jantung. Namun hal ini juga bisa dikaitkan dengan gejala umum dari penyakit lain, yang diklaim tidak terlalu serius dibandingkan penyakit jantung. Salah satunya adalah GERD.

Sejumlah ahli mengatakan, serangan jantung terjadi ketika suplai darah ke otot-otot jantung benar-benar tersumbang. Alhasil, bila seseorang tidak segera mendapatkan pertolongan, maka bagian dari otot jantung itu bisa mati.

Gejala umum serangan jantung sendiri ditandai rasa sakit atau ketidaknyamanan di bagian tengah atau kiri dada. Nyeri ini bisa datang dan pergi dengan tingkat keparahan yang cenderung ringan hingga berat. Terkadang juga disertai rasa mulas atau gangguan pencernaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement