Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar dari Penyakit Ashraf Sinclair, Ini Mitos Penyakit Jantung yang Salah

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 18 Februari 2020 |14:03 WIB
Belajar dari Penyakit Ashraf Sinclair, Ini Mitos Penyakit Jantung yang Salah
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SUAMI Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair mengembuskan napas terakhirnya hari ini pukul 03.40 dini hari, WIB di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan. Pria berusia 40 tahun tersebut meninggal dunia disebabkan oleh serangan jantung.

Seperti diketahui, penyakit jantung menjadi pembunuh nomor satu dunia. Penyakit jantung bisa merenggut nyawa penderitanya secara mendadak.

Faktor genetik dan pola hidup sehat bisa menjadi faktor risiko seseorang mengalami penyakit jantung. Merangkum dari Health Harvard, Selasa (18/2/2020), berikut mitos seputar penyakit jantung.

Seperti diketahui, penyakit jantung menjadi pembunuh nomor satu dunia.

Penderita tak boleh beraktivitas

Terlalu banyak diam dan tidak aktif ternyata adalah solusi buruk bagi seorang penderita jantung. Hal tersebut dapat menyebabkan pembekuan darah di kaki dan penurunan kondisi secara fisik dan keseluruhan.

Aktivitas fisik dapat memperkuat otot jantung, meningkatkan aliran darah ke otak dan organ-organ internal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement