Angka kematian akibat wabah virus korona Wuhan (2019-nCoV) terus mengalami peningkatan. Setidaknya lebih dari 170 orang telah dinyatakan meninggal dunia.
Menanggapi hal ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyiapkan dua skenario untuk mengevakuasi 243 Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada di kota Wuhan karena wabah virus korona.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono menjelaskan, skenario tersebut merupakan hasil pemaparan di rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Selasa lalu.
"Sebagaimana dilaporkan Menteri Luar Negeri, jumlah WNI kita di sana semua ada 243, semua dalam kondisi sehat. Pengertian sehat itu berdasarkan rilis dari PPIT (Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok)," tutur Anung dalam acara Temu Media di Gedung Adhyatma, Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).
Lebih lanjut Anung menjelaskan, skenario pertama yang direkomendasikan adalah mengeluarkan WNI dari Hubei kemudian menjemput di tempat yang ada di luar Hubei.