Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Cuci Baju Merusak Lingkungan? Ini Faktanya!

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 29 Januari 2020 |17:33 WIB
Sering Cuci Baju Merusak Lingkungan? Ini Faktanya!
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Nah, begitu pula yang dilakukan Chip Bergh, Levi’s CEO, pada suatu kesempatan wawancara di tahun 2014, dia mengungkap fakta bahwa dia tidak pernah mencuci celana jeans 501 yang dikenakannya saat itu.

Beberapa dari mereka yang mendukung “gerakan” untuk tidak terlalu sering mencuci baju ini, beranggapan bahwa pencucian baju yang menggunakan banyak bahan kimia itu sama sekali tidak ramah lingkungan.

baju yang menggunakan banyak bahan kimia itu sama sekali tidak ramah lingkungan.

Para peneliti juga mengungkap bahwa begitu banyak ditemukan limbah microfibres di lautan karena efek dari pencucian baju di rumah maupun di jasa pencucian baju dengan menggunakan mesin dan bahan-bahan kimia.

Fakta lain yang terkait dengan hal ini adalah pemakaian air bersih yang berlebihan. The National Park Service (NPS) di Amerika Serikat memperkirakan bahwa untuk mencuci baju di rumah dengan menggunakan mesin cuci akan menghabiskan air bersih sebanyak 155 liter.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement