Tekanan pekerjaan, putus cinta, investasi yang buruk bisa menimbulkan stres. Namun merasa tertekan dan stres malah tidak akan berdampak baik bagi hidupmu.
Tertekan dan stres tidak baik untuk kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu kita harus belajar mengurangi stres dengan baik.

Dilansir dari Sea Askmen, memang kamu tak menghadapi situasi yang sama yang dialami oleh personel militer. Namun cara personel militer mengurangi stress ini bisa dicoba. Simak yuk, apa saja?
1. Ambil napas dalam-dalam
Ketika kita merasa stres, banyak dari kita lupa untuk bernapas dengan benar. Itulah sebabnya mengapa mengambil napas dalam-dalam adalah salah satu hal yang disarankan oleh Matt Pawlikowski, seorang personel militer Amerika Serikat yang pernah bertugas di Korea, Mesir, Afghanistan.
2. Letakkan situasi dalam perspektif
Sebagian besar dari kita memiliki momen-momen di mana hal sepele membuat kita merasa dunia kita seakan hancur lebur. Seperti tak sengaja memberikan like pada gambar Instagram seorang mantan pacar. Jika situasi ini tak serius dan tak mengancam jiwa, maka anggap saja kondisi tersebut biasa saja dan kamu bisa bersikap lebih santai.
"Sering kali tentara baru melapor kepada komandan mereka tentang situasi yang genting, lalu sang komandan bertanya, apakah ada yang sekarat atau mati? Kalau tidak ada, berarti ya situasi masih terkendali dan tak perlu stres," ujar Matt Pawlikowski.
3. Membuat jurnal berisi rasa syukur
Membuat jurnal tidak hanya dapat membantu dalam mencapai tujuan, tetapi juga dapat membantu kamu mencapai kebahagiaan. Menuliskan tiga hal yang konkret dan spesifik yang kamu syukuri hari ini seperti mempunyai Alhamdulillah memiliki seprai bersih, tidak tidak hujan hari ini. Ini merupakan terapi kecil yang terbukti efektif untuk belajar bahagia.
4. Memilih bahagia
Mudah sedih. Mudah merasa kasihan pada diri sendiri. Banyak orang berpikir bahwa kebahagiaan berasal dari situasi yang menyenangkan dan tepat. Jika demikian, maka kebahagiaan selalu berada di luar kendali kita. Meskipun banyak orang merasa hal ini sulit untuk dipercaya, sejatinya kebahagiaan lebih merupakan masalah yang kita pilih.
"Lain kali ketika sesuatu yang membuat stres terjadi, cobalah memilih kebahagiaan. Itu tidak berarti bahwa keadaan yang tidak menyenangkan akan hilang, tetapi memilih untuk bahagia meskipun keadaan kita bikin stres akan membuat situasi lebih mudah dikelola," ujar Matt Pawlikowski.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.