Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar dari Kasus Reynhard Sinaga, Ini Cara Deteksi Obat Bius GHB

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 07 Januari 2020 |12:17 WIB
Belajar dari Kasus Reynhard Sinaga, Ini Cara Deteksi Obat Bius GHB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

GHB dapat memberi efek pada penggunanya yaitu perasaan euforia dan dapat meningkatkan gairah seks mereka. Tetapi, meningkatkan dosis GHB meski sedikit bahkan kurang dari satu mililiter, bisa berakibat fatal.

Jika overdosis, GHB yang biasanya dicampurkan dengan alkohol dapat membuat orang tidak koheren, menderita kejang-kejang, kehilangan kesadaran, dan berhenti bernapas sama sekali.

GHB yang biasanya dicampurkan dengan alkohol dapat membuat orang tidak koheren,

"Ini adalah obat yang menimbulkan risiko besar ketika orang-orang di luar sana mencoba menggunakannya untuk bersenang-senang. Jika Anda mengambil satu tetes ekstra GHB, maka 20 menit kemudian Anda tidak sadarkan diri," jelas Profesor Adam Winstock, konsultan psikiater dan pendiri Global Drug Survey.

Menurut angka resmi dari Kantor Statistik Nasional, ada 120 kematian di Inggris dan Wales antara 2014 dan 2018 yang melibatkan GHB. Menurut Profesor Winstock, obat itu bisa sulit dan mahal untuk dideteksi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement