Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar dari Kasus Reynhard Sinaga, Ini Cara Deteksi Obat Bius GHB

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 07 Januari 2020 |12:17 WIB
Belajar dari Kasus Reynhard Sinaga, Ini Cara Deteksi Obat Bius GHB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

LAPORAN BBC mengenai kasus pemerkosaan 'terbesar' di Inggris yang dilakukan WNI bernama Reynhard Sinaga menyita perhatian. Media sosial pun ramai membahas kasus ini, bahkan 'Reynhard Sinaga' menjadi trending topic di Twitter.

Dalam laporan BBC, dijelaskan bahwa Reynhard Sinaga membawa korban ke apartemennya dan membius mereka sebelum akhirnya dia melancarkan serangan pemerkosaan. Diketahui ada 159 korban pemerkosaan Reynhard Sinaga.

BBC kembali melaporkan bahwa Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel menyerukan untuk peninjauan kontrol terhadap obat-obatan seperti GHB atau Gamma Hydroxybutiric Acid. Ya, GHB diduga menjadi obat bius yang dicampurkan Reynhard ke minum keras, dan digunakan untuk menidaksadarkan korban.

 Diketahui ada 159 korban pemerkosaan Reynhard Sinaga.

Apa itu GHB?

Meskipun kadang-kadang disebut sebagai obat pemerkosaan, GHB (gamma-hydroxybutyrate) sebenarnya digunakan untuk rekreasi dan konsensus. Dilansir dari NHS, obat bius ini sangat biasa dipakai para homoseksual untuk meningkatkan hubungan seksual.

GHB hampir mirip dengan GBL (gamma-butyrolactone), suatu zat yang dijual secara legal sebagai pelarut industri, tetapi menjadi GHB setelah masuk ke dalam tubuh. GHB berbentuk cairan berminyak tak berbau yang biasanya dicampurkan dalam minuman ringan atau ditenggak langsung.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement