JAKARTA – Kue kering menjadi sajian yang hampir selalu hadir saat Lebaran. Mulai dari nastar hingga kastengel, semuanya menggoda untuk disantap tanpa henti. Tak heran jika banyak orang sulit mengontrol diri saat menyantap camilan manis ini.
Namun, di balik rasanya yang lezat, kue Lebaran umumnya mengandung kalori cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, hal ini berpotensi memengaruhi kesehatan, termasuk meningkatkan berat badan setelah puasa.
Perlu diketahui, setiap jenis kue memiliki kandungan kalori yang berbeda, tergantung bahan dan cara pembuatannya. Umumnya, kue kering tinggi lemak, gula, dan karbohidrat yang berasal dari mentega, margarin, tepung, serta gula.
Dari daftar tersebut, nastar menjadi salah satu kue dengan total kalori tertinggi per sajian. Selain itu, kue kering juga termasuk dalam kategori “kalori kosong”, yaitu tinggi energi tetapi minim nutrisi penting.
Menjaga kesehatan selama Lebaran tetap penting agar momen silaturahmi bisa dinikmati dengan nyaman. Jangan lupa menerapkan pola hidup bersih, seperti mencuci tangan sebelum makan, serta memenuhi kebutuhan cairan harian.
Jika muncul keluhan kesehatan, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan lebih cepat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.