Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Sering Diuap Pakai Nebulizer saat Batuk dan Pilek, Waspadai Risiko Buruknya

Dewi Kania , Jurnalis-Kamis, 19 Desember 2019 |08:58 WIB
Anak Sering Diuap Pakai Nebulizer saat Batuk dan Pilek, Waspadai Risiko Buruknya
Ilustrasi (Foto : Verywell)
A
A
A

Ada juga obat dengan kandungan ipratitoprium bromida, masuk golongan obat-obatan antikolinergik. Obat tersebut diklaim dapat meningkatkan denyut jantung, tensi dan sakit kepala.

Selain mengandalkan nebulizer, tutur Dokter Tami, penanganan batuk yang tepat yakni menggunakan obat lain, seperti yang mengandung mukolitik. Fungsinya yakni untuk mengencerkan dahak yang susah dikeluarkan.

nebulizer

"Kalau batuk biasanya ada partikel asing di saluran napas. Jadi tidak semata-mata lendir ada banyak, lalu langsung uap," beber Dokter Tami.

Atau kalau mau lebih simpel lagi, Anda bisa memakai obat cuci hidung. Isinya berupa larutan hipertonik, yang dapat bersihkan saluran pernapasan atas.

"Sediannya ada yang tetes dan semprot. Selain mengencerkan lendir, obat ini dapat juga menbersihkan lendir dan lebih aman," pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement