Operasi langsung dilakukan pada Desember 2016. Setelah itu, perjuangannya melawan kanker belum selesai, karena dia mesti menjalani tindakan kemoterapi pada Januari 2017.
"Saya tahu persis bahwa kecepatan dan ketepanan adalah satu-satunya cara untuk kita dapat mengatasi permasalahan yang kita hadapi (kanker payudara HER-2 Positif)," ungkapnya.

Lestari menerangkan, sampai sekarang pengobatan belum selesai. Sejak 2017 hingga 2018 dia mesti menghadap dokter untuk mendapatkan pertolongan. "Saya itu 3 minggu sekali mesti ke rumah sakit," singkatnya.