Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kendala Tangani Pasien Stroke di Indonesia, Distribusi Dokter Saraf yang Belum Merata

Tiara Putri , Jurnalis-Sabtu, 26 Oktober 2019 |07:31 WIB
Kendala Tangani Pasien Stroke di Indonesia, Distribusi Dokter Saraf yang Belum Merata
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Secara data, untuk memberikan penanganan maksimal pada pasien stroke butuh 435 rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia. Tapi seperlima dokter saraf berada di Jakarta dan masih banyak rumah sakit yang belum memiliki dokter saraf. Ini menandakan kurangnya pemerataan," imbuh dr Mursyid.

Mengenai alat CT scan untuk memeriksa pasien stroke, menurut dr Mursyid sekarang sudah banyak rumah sakit yang memilikinya termasuk rumah sakit di daerah. Hal itu tentunya dapat membantu tenaga kesehatan untuk menangani pasien. Selanjutnya mengenai masalah sistem, dengan dilakukan pelatihan, maka rumah sakit bisa siap menangani pasien stroke.

"Sistem itu bisa dibangun dengan pelatihan. Saat ini RS PON memberikan pelatihan kepada kepada perawat di Jakarta Timur untuk menangani pasien stroke secara mahir. Semoga inisiasi ini bisa dilakukan di daerah lain agar semakin banyak rumah sakit yang memiliki sistem penanganan dan stroke unit," pungkas dr Mursyid.

(Utami Evi Riyani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement