Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merapi Erupsi, Pariwisata Yogyakarta dan Sleman Masih Aman

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 15 Oktober 2019 |18:05 WIB
Merapi Erupsi, Pariwisata Yogyakarta dan Sleman Masih Aman
Ilustrasi Gunung. (Foto: Okezone)
A
A
A

BAGI Anda yang mau berkunjung ke daerah Yogyakarta dan Sleman, berhati-hatilah. Pasalnya, Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), mencatat letusan awan panas di Gunung Merapi terjadi pada Senin 14 Oktober 2019.

Hal tersebut disampaikan melalui sebuah unggahan di Twitter resmi mereka. Dalam keterangannya, awan panas letusan di Gunung Merapi mulai terlihat pada pukul 16.31 WIB.

"Awanpanas terekam di seismogram dengan durasi 270 detik dan amplitudo 75 mm. Terpantau kolom setinggi max. ±3.000 m dari puncak. Angin bertiup ke arah Barat Daya.#statuswaspada," tambah akun tersebut.

Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Merapi sendiri adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara sisanya, berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Buntut dari letusan ini, warga pun diminta waspada terhadap gangguan abu vulkanik, dan disarankan untuk menjauhi area puncak mengingat status gunung sudah ditetapkan waspada.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement