Karena kondisi bayi yang sejatinya tidak bermasalah, persalinan normal pun dipilih. Perut Kartini terus terasa sakit. Dia dapat merasakan kepala bayinya itu sudah ada di pangkal Miss V. Sudah siap dilahirkan.
"Tapi, ada penyesalan saat dokter tidak mengetahui itu sehingga butuh beberapa waktu menunggu hingga tindakan persalinan benar dilakukan. Dan karena kejadian itu, Siti Hawa meninggal dunia di ujung Miss V saya," terang Kartini.

Saat bayi itu berhasil diangkat dari rahim, Kartini menjelaskan kalau tubuhnya gosong, sudah bukan biru lagi. Tangis haru pecah seketika. Dia tidak menyangka bayi cantiknya itu terlahir dengan kondisi demikian.
Suaminya lantas bergegas membawa keluar bayi malang itu dan proses pemakaman segera direncanakan hari itu juga. "Kelahirannya siang, makanya langsung dimakamkan," sambungnya.