Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyakit Berkhayal di Film Joker dan Kesehatan Mental

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 07 Oktober 2019 |09:26 WIB
Penyakit Berkhayal di Film Joker dan Kesehatan Mental
Film Joker dan gangguan Mental (Foto: Variety)
A
A
A

FILM Joker tengah diperbincangan publik. Film karya Todd Philips ini menampilkan sisi kelam Joker yang ternyata menyimpan berjuta kisah. Salah satunya adalah penyakit yang dialami Joker, berkhayal atau dalam bahasa medis disebut delusional disorder.

Sebuah utas di media sosial pun memberi pandangan menarik mengenai film tersebut. Dijelaskan akun Twitter @ngurahsaka, 'scene' terakhir dari film ini memberi gambaran mengenai kondisi sebelumnya, ya, apa yang dialami pemeran utama dalam film Joker hanya khayalan semata.

Alasan dia adalah tidak adanya luka parah di wajah Joker saat diwawancarai dokter di Rumah Sakit Jiwa Arkham, Gotham. Padahal, penonton tahu betul jika sebelumnya Joker alami kecelakaan parah di tengah aksi demonstrasi. Selain itu, netizen ini beranggapan jika pasien kejiwaan akan alami kesulitan dalam berinteraksi dengan banyak orang.

Terlepas dari penilaian subjektif tersebut, tidak ada salahnya kita membahas penyakit 'berkhayal' yang dialami Joker. Ini bisa menjadi bahan ajar kita pribadi, terlalu tinggi khayalan bahkan menganggapnya nyata itu adalah sebuah penyakit.

Film Joker

Dilansir Okezone dari Web MD, gangguan delusi atau 'berkhayal' adalah penyakit mental serius yang kerap disebut gangguan psikotik. Orang dengan penyakit ini, seperti yang dialami Joker, tidak dapat membedakan mana yang nyata dan mana yang khayalan semata.

Berkhayal adalah gejala utama gangguan delusi. Mereka yakin apa yang dialami sekarang adalah kenyataan faktual, padahal itu hanya ada di pikiran. Tetapi itu tidak berarti mereka sepenuhnya tidak realistis.

Gangguan delusi melibatkan delusi yang tidak aneh, berkaitan dengan situasi yang bisa terjadi dalam kehidupan nyata, seperti diikuti, diracuni, ditipu, berkonspirasi melawan, atau dicintai dari kejauhan. Delusi ini biasanya melibatkan persepsi atau pengalaman yang salah. Namun dalam kenyataannya, situasinya tidak benar sama sekali atau sangat berlebihan.

Sebaliknya, khayalan aneh adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi dalam kehidupan nyata, seperti dikloning oleh alien atau pikiran Anda disiarkan di TV. Dalam kasus Film Joker, ini bisa dilihat dari situasi saat Joker mengencani tetangga 'rusun' kumuhnya. Seseorang yang memiliki pemikiran seperti itu dapat dianggap delusi dengan delusi tipe aneh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement