"Oleh karenanya yang dibutuhkan adalah latihan endurance yang melatih kekuatan otot. Manfaatnya untuk meningkatkan kecepatan tubuh saat berlari, itu tidak mudah. Tubuh perlu beradaptasi cukup lama," papar dr Dwi.
Untuk melatih kekuatan otot, maka pelari perlu berlatih menggunakan beban tubuh. Mereka bisa mencoba latihan kalistenik, fit lunges, squat, dan dynamic stretching. Latihan-latihan itu membantu tubuh berkenalan dengan kegiatan lari marathon yang akan diikuti.

"Mengikuti lari marathon itu teknik latihan larinya harus benar, selalu kuat di setiap komponen. Bentuk latihannya bisa warm up, kemudian dynamic stretching dan lunges, kemudian dilanjutkan dengan latihan lari indoor maupun outdor. Setelah itu ditutup dengan cooling down, bisa melakukan static stretching," terang dr Dwi.