Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berpikir Positif Kurangi Risiko Penyakit Jantung hingga 35 persen

Tiara Putri , Jurnalis-Selasa, 01 Oktober 2019 |11:02 WIB
Berpikir Positif Kurangi Risiko Penyakit Jantung hingga 35 persen
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Secara lebih luas, dirinya berpikir pesimisme harus menimbulkan kekhawatiran bagi dokter yang telah melakukan skrining kondisi kesehatan mental yang lebih serius seperti depresi.

Hal ini lantaran depresi membawa banyak beban kesehatan dan komplikasi. Mulai dari kenaikan berat badan, penyakit jantung, gangguan penggunaan narkoba, serta risiko bunuh diri.

"Dokter harus memiliki pendekatan yang jelas untuk mengobati depresi. Sebelum mengobati penyakit pada jantung, dokter bisa mencoba mengatasi pesimisme pasien," tandas Dr. Alan.

(Utami Evi Riyani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement