Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bisa Sebabkan Kematian, IDI: Rokok Elektronik Bukan Alternatif Terbaik Berhenti Merokok

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 24 September 2019 |21:31 WIB
Bisa Sebabkan Kematian, IDI: Rokok Elektronik Bukan Alternatif Terbaik Berhenti Merokok
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Beberapa negara bahkan telah melarang sama sekali rokok elektronik dan menetapkannya sebagai barang ilegal yang menunjukkan respon cepat dari negara-negara tersebut untuk melindungi warganya dari produk yang belum terbukti keamanannya,” ujarnya.

Negara-negara yang telah melarang rokok elektronik atau menempatkannya sebagai barang ilegal adalah Timor Timur, Malaysia (haram), Thailand, HongKong, Taiwan, Argentina, Brazil, Bahrain, Kuwait, Qatar, Singapora, Uruguay, dan terakhir India.

Di Indonesia sendiri, belum juga ada tindakan jelas terhadap rokok elektronik. Padahal dalam Riset Kesehatan Dasar 2018, perokok rokok elektronik di Indonesia telah mencapai 2,8 persen atau sekitar 7,3 juta orang, dan terus berkembang belakangan ini.

"Kami sepakat bahwa rokok elektronik bukanlah alternatif terbaik untuk mereka yang ingin berhenti merokok, karena sudah jelas sangat berbahaya," tukasnya.

(Utami Evi Riyani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement