Siapa yang paling berisiko?
Lebih lanjut dr. Aru mengatakan, 90-95% kanker prostat sebetulnya datang dari individu masing-masing. Mulai dari faktor usia, ras, hormon, obesitas, polimorfisme genetik, gemar mengonsumsi makanan instan, pola hidup tidak sehat, serta kekurangan sinar matahari.

Bagi mereka yang memiliki ras Asia Timur diklaim memiliki risiko lebih kecil terkena kanker prostat, dibanding mereka yang tinggal di Barat. Faktor lain yang memicu penyakit ini juga disebabkan oleh kurangnya vitamin D.
"Vitamin D itu selalu dikaitkan dengan sinar matahari. Jadi mereka yang kurang sinar matahari memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit autoimun dan kanker," ungkap Aru.