Saat ini pria asal Pekanbaru tersebut sedang mengatasi masalah kecanduan nikotin yang sedang dialaminya. Namun ia berhasil menghentikan kebiasaan merokok dalam upaya memiliki tubuh yang lebih sehat.
“Saya bisa berhenti ngerokok tanpa vape atau jull kok. Salah satu solusi (menghilangkan kecanduan rokok) ya berhenti sama sekali menurut saya, bukan ngalihin kebiasaan ngerokok ke kebiasaan lainnya,” lanjutnya.

Ternyata dalam dunia medis, penggunaan vape atau jull juga sangat tidak disarankan. Pasalnya kedua benda tersebut memiliki bahaya yang sama dengan rokok konvensional. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Perhimpungan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), FISR, FAPSR.
“Kalau menurut saya dua duanya sama-sama berbahaya. Karena ada fakta persamaan kandungan sehingga bahaya dan risikonya sama. Kemudian ada risiko tambahan yang ditemukan di vape ketimbang rokok konvensional,” ucap dr. Agus saat dihubungi Okezone.