Sebab, tidak bisa dipungkuri, remaja-remaja galau akan lebih mudah terpengaruh lingkunganya, ya, salah satunya fenomena ini.
"Orangtua mesti memberikan perhatian yang serius di momen perkembangan anak, karena percayalah, semua yang terjadi di luar sana harus diakui kalau faktor keluarga cukup berperan dalam menentukan hal itu terjadi," ungkap Mei.

Orangtua juga harus menyadari, ketersediaan waktu buat anak-anak itu tidak akan bisa kembali, kalau sudah terjadi dan berlalu, maka orangtua sudah kehilangan waktu tersebut, nggak mungkin balik lagi dan akan sama juga hasilnya kalau mau kembali ke masa itu.
"Saya rasa kalau remaja-remaja dibekali ilmu agama, ilmu pengetahuan, dan moral yang datangnya dari keluarga yang penuh kasih sayang dan perhatian, Sugar Daddy nggak akan dapat Sugar Baby," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)