Sampai akhirnya Caca memutuskan untuk pulang kampung setelah enam hari proses penyembuhan. Dia pergi dengan harapan mendapatkan pertolongan di kampung dan dekat dengan keluarganya.
"Aku pilih pulang kampung biar diobatin di kampung. Di saat itu, aku datangi Puskesmas dan dapat obat yang hampir mirip, karena penanganannya langsung dimasukkan ke lubang Miss V," tutur Caca.

Selepas itu, ternyata obat Puskesmas di kampungnya berdampak baik. Nanah di Miss V Caca hilang seutuhnya. Dari kejadian itu, Caca pun berpikir kalau santet mantan yang dikirimkan padanya telah lenyap. Dia punya kepercayaan, santet hilang karena dia pergi dari kota yang sama dengan si pria tersebut.
Selain itu, sang mantan pun tak mengetahui lokasi kampungnya. Alhasil Caca percaya pulang kampung membuat kriman santet mantan tidak mempan di tubuhnya.
"Aku bersyukur banget kepikiran buat pulang kampung dan semuanya membaik setelah memang menjauh dari oknum polisi gadungan itu. Kalau inget momen cairan dari Miss V menetes sampai ke lantai, aku suka stres dan nggak akan pernah lupa kejadian itu," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)