Caranya bekerja teori crack propagation ini adalah dengan meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kebutuhan teoritisnya. Alhasil bodi pesawat pun dikombinasikan dengan material baja agar lebih kukuh. Namun penambahan material seperti itu bisa menyebabkan pesawat menjadi lebih berat.
Teori crack inilah yang bekerja untuk menghitung derajat keselamatan berkaitan dengan struktur pesawat terbang tersebut. Dalam dunia penebangan teori yang diciptakan oleh Habibie ini sangat berperan penting dan lebih terkenal dengan sebutan faktor Habibie.

(Foto : Kemenristekdikti)