Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Terjadi Kecelakaan, Inilah Fakta di Balik Mitos Tol Cipularang

Tiara Putri , Jurnalis-Senin, 02 September 2019 |17:40 WIB
Sering Terjadi Kecelakaan, Inilah Fakta di Balik Mitos Tol Cipularang
Kecelakaan di Tol Cipularang (Foto: Ist.)
A
A
A

Alasannya karena pada KM 92-KM 93 dari arah Jakarta terdapat dua tikungan tajam dengan sudut sekira 80°. Tikungan itu berada setelah jalan menurun dengan kecuraman sekira 20°.

Belum lagi sepanjang KM 95 jalan tol terbentang lurus sehingga bisa menimbulkan kantuk bagi pengemudi. Kemudian titik KM 96-KM 97 dianggap titik rawan karena kontur jalan yang menurun dengan kecuraman sekira 20° dan ada tikungan tajam dengan sudut sekira 80°.

Lalu pada KM 101-KM 103 jalanan terbentang lurus namun sambungan jembatan lebih rendah dibanding jalan utama sehingga memicu genangan air. Kondisi ini membuat kecelakaan rawan terjadi karena bisa menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan. Terakhir di KM 104 terdapat tikungan tajam dengan sudut kemiringan sudut sekira 80° sehingga bisa memicu kecelakaan bila tidak berhati-hati.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement