Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isap Vape Selama 3 Tahun, Remaja Perempuan Ini Alami Koma

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 02 September 2019 |18:31 WIB
Isap Vape Selama 3 Tahun, Remaja Perempuan Ini Alami Koma
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

“Ketika Anda menghirup uap air (dari e-liquid), itu hanya menciptakan lingkungan yang sempurna bagi bakteri untuk tumbuh di dalam paru-paru Anda dan memulai infeksi. Dan pada dasarnya, hal inilah yang sebenarnya terjadi,” lanjutnya.

Namun, terlepas dari kemungkinan kondisi Maddie dengan vape, secara medis terbukti bahwa vaping lebih tidak berbahaya dibandingkan dengan merokok Penelitian yang dilakukan oleh Kesehatan Masyarakat Inggris tahun lalu menemukan 95 persen vaping lebih tidak berbahaya.

(Utami Evi Riyani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement