Sebagaimana dilansir VT, ketika seseorang menderita rhabdomyolysis, otot tangka mereka akan mulai rusak yang akhirnya dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Ketika ginjal mulai rusak, maka mereka sudah tidak dapat menyaring racun dalam tubuh secara efektif.
Kondisi seperti ini bisa ditolong dengan pemberian cairan infus kepada pasien. Tapi, jika kondisi ini tidak segera diobati, maka akan menyebabkan risiko kematian. Selain itu, jika seorang pasien berhasil mendeteksi rhabdomyolysis cukup awal maka mereka berpotensi sehat dalam beberapa minggu.
Cara lain untuk mengatasi rhabdomyolysis adalah mengonsumsi banyak cairan dan bersantai. Cidera otot akibat serangan panas dan olahraga ekstrem dapat memicu terjadinya rhabdomyolysis. Anda disarankan untuk tenang saat berolahraga dan menjaga diri dari kelemahan otot, kelelahan atau urin yang bewarna menyerupai teh.
(Martin Bagya Kertiyasa)