Setelah diamati, tumor yang diderita rusa malang tersebut terhitung jinak. Ini adalah kondisi kulit yang umum pada spesies ini, dikenal sebagai fibroma yang disebabkan oleh papillomavirus.
“Kondisi ini disebut sebagai cutaneous fibromas yang disebabkan oleh papillomavirus. Bukan sebuah hal baru bagi MN, karena kami mendapatkan foto hampir setiap tahun yang menunjukkan rusa dengan fibromas. Mereka bentuknya seperti kutil, yang lama kelamaan akan mengalami penyembuhan dan jatuh. Namun, dalam kasus yang sangat ekstrim bisa terjadi komplikasi,” tulis seorang juru bicara departemen.
Lebih lanjut, kisah hewan yang bernasib sial bukan terjadi kali ini saja. Sebelumnya, ada seekor rusa yang ditemukan mati karena menelan lebih dari empat kilogram plastik di perutnya.
(Dinno Baskoro)