Lebih lanjut Teh Ana menjelaskan bahwa bagi orang awam pasti akan lebih mengerikan ketika masuk ke dalam Goa Jepang.
Pasalnya lantai goa masih berupa tanah yang agak becek dan lembap. Selain itu ukuran ruangannya juga lebih sempit dan masih ori sama seperti zaman penjajahan.
“Secara kasat mata memang orang akan lebih takut di Goa Jepang dengan bangunannya yang masih alami. Namun, bagi orang yang peka, pasti akan merasa lebih menyeramkan Goa Belanda. ‘Mengapa?’ karena di dalam Goa Belanda lebih banyak pertumpahan darah di mana rakyat Indonesia disiksa dan dibantai,” tuntasnya.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.