"Gue bingung, gimana cara dia bagi waktu. Dia harus kuliah, latihan debat yang menyita waktu, terus jadi driver ojol. Gua aja pas semester 6, ngelepas organisasi supaya fokus skripsi. Lah, dia jalanin tiga-tiganya :)))))" curhat Gi.
Luar biasanya lagi, Lele ini saat kuliah ambil jurusan yang paling tidak diminati mahasiswa fakultas hukum. Ya, Lele mengambil jurusan Hukum dan Masyarakat.
Sedikit info, menurut Gi, jurusan itu peminatnya sangat minim. Satu angkatan bisa hanya 3 orang. Sementara itu, Lele berani mengambil jurusan itu karena dia nggak peduli dengan omongan dan dia yakin kalau dia mampu di jurusan tersebut. Dan terbukti berhasil!
Sering ikut lomba debat
Gi menjelaskan, Lele ini sangat 'getol' untuk ikut lomba debat nasional. Satu lomba sudah diikuti, maka akan ada lomba lainnya yang pastinya Lele bakal sambangi.
Ikut lomba debat mungkin jadi hobi Lele. Sebab, kegiatan itu sudah dia ikuti sejak awal perkuliahan sampai akhir kuliah. Bahkan, beberapa temannya menjuluki Lele ini sebagai 'manusia sekre' saking hidupnya di sekre terus buat latihan.

Dia ikut lomba debat bukan ajang eksistensi diri. Lele selalu berusaha untuk bisa menjadi yang terbaik dan benar saja, selama ikut lomba debat, Lele pasti pulang bawa piala untuk Universitas Diponegoro.
Hal yang membuat Gi bangga adalah Lele tidak pernah malu dengan pekerjaannya. Bahkan, Lele selalu membagikan momen saat dia bekerja sebagai driver ojol.