Namun, semuanya berubah menjadi terbalik. Kini ia menyesali seluruh perbuatannya dan membuat keputusan untuk mencabut implan ketika benda tersebut mulai menyebabkan tekanan pada dadanya.
Tak hanya itu, jantungnya pun ikut berdebar dan ia pun merasa kelelahan.

“Meskipun tidak nyaman, butuh bertahun-tahun untuk melepasnya. Saya telah hamil beberapa kali, membangun bisnis dan sering bepergian, itu semua adalah alasannya. Namun, pada kenyataannya, saya masih takut dan tidak percaya diri. Saya terjebak di media sosial di mana tubuh palsu dipuja, disukai dan dihargai,” terang Maria.