Belum lama ini kejadian yang dialami pria bernama Hebi saat menaiki bus hantu jurusan Bekasi-Bandung viral di media sosial. Namun sebenarnya pengalaman naik bus hantu sudah sering terjadi di Indonesia. Contohnya seperti yang dialami oleh Ibu Winarsih saat naik bus tujuan Banyuwangi-Surabaya beberapa tahun silam.
Dalam kisahnya, Ibu Winarsih menuturkan ia menaiki bus hantu yang ramai penumpang namun suasananya sepi. Semua penumpang tampak mengenakan kain putih. Sempat kesulitan mencari tempat duduk, Ibu Winarsih akhirnya memutuskan duduk di bagian tengah.
Sesampainya di Terminal Purabaya atau Bungurasih, ia bergegas turun. Tiba-tiba ada seorang satpam yang bertanya kepadanya kenapa penumpang bus berpakaian seperti pocong. Ibu Winarsih sontak saja menengok dan menyadari bila ia baru saja menaiki bus hantu. Terlebih semua pocong tengah melotot ke arahnya sehingga membuat ia pingsan karena kaget.

Pengalaman yang terjadi pada Ibu Winarsih ternyata bukan hal tabu. Menurut penuturan seorang anak indigo, Nano Kyuby, bus hantu Banyuwangi memang masih sering beroperasi. Bus tersebut sebenarnya adalah korban kecelakaan yang jatuh ke jurang dan menewaskan seluruh penumpangnya termasuk supir.
"Jadi arwah-arwah mereka (korban kecelakaan) masih belum tenang. Mereka beroperasi karena sebenarnya ingin membantu masyarakat Banyuwangi untuk menuju Surabaya," ujar Nano sewaktu dihubungi Okezone melalui pesan singkat, Kamis (11/7/2019).
Dirinya menuturkan, bus hantu itu biasanya beroperasi pada hari-hari tertentu. Salah satunya adalah malam Jumat kliwon. Di dalam bus hantu itu, ada dua jenis arwah yaitu arwah baik dan arwah jahat.