Ada pengalaman unik bermain Tinder? Pernah ketemu "hantu" kah?
Ada. Ini pengalaman sebetulnya agak mengerikan. Jadi gue pernah ketemu satu cewek yang ternyata setelah gue usut, orangnya itu enggak ada alias scam (penipuan). Lucunya orang ini enggak minta apa pun. Cuman nyesek juga karena gue sempat baper (bawa perasaan), tapi tahu-tahunya dia itu fiktif.
Gue enggak tahu kenapa dia senekat itu, apakah buat kebutuhan observasi, eksperimen, atau emang punya niat jahat. Beruntung waktu itu gue ketemu mantan ketiga di dunia nyata. Gue bilang ke cewek yang match gue di tinder, dan tiba-tiba dia langsung hilang begitu aja. Pas gue cari tau lagi, ternyata media sosial yang dia kasih ke gue hilang semua.
Terus pas gue cek tumblrnya, sudah berubah jadi nama orang lain, beda banget sama dia. Kemungkinan besar dia pakai foto orang, bikin identitas palsu, buat ngebohongin gue. This is true story! Bahkan dia sampai bikin cerita, seakan-akan dia kayak pacar virtual. Ngeri banget, untungnya gue baru sebatas HTS-an aja tapi baper.

Pernah dapat pacar atau gebetan dari Tinder?
Sekarang gue lagi deket banget sama satu cewek kebetulan ketemu di Tinder. Awalnya sih dia yang ngeswipe right, karena dia tertarik sama bio gue, waktu itu yang gue tulis 'gue engga peduli cewek mau pakai make up atau enggak'. Dia kecantol karena itu. Terus ngobrol, dan akhirnya ngasih kontak WhatsApp. Dari situ kita sepakat untuk ketemuan.
Ternyata kami punya banyak kesamaan, kami orangnya sama-sama terbuka dan open minded. Karena itulah ngobrolnya jadi enak, sekalipun agamanya beda hehe. Yang lebih penting kita-kita single.
Realistis, dari segi fisik dia atraktif dan menarik, orangnya pintar, bocor, becandaannya receh, dia tuh punya semua yang gue enggak punya. Kepribadian gue sama dia itu beda banget, jadi bisa melengkapi.
Gue tuh orangnya susah ketawa, tapi sama dia gampang ketawa. Sesimple itu, Tapi ada beberapa pertimbangan yang bikin gue enggak yakin, tapi itu dari diri gue. Manusia itu memang aneh, untuk meyakinkan diri sendiri aja enggak gampang.
Jadi gue ngerasa si gebetan ini masih punya sesuatu yang masih disembunyikan, kek ada luka yang belum dia buka ke gue. Gue merasa ada yang ngeganjel, dan belum terlalu yakin untuk nembak dia.
Contohnya, gebetan gue ini deket sama banyak cowok, dia orangnya memang supel, terlepas dari dia yang mendekati seseorang, atau dia yang dideketin banyak cowok. Gue juga belum melihat keseriusannya sama gue. Jadi gue merasa dia anggap gue sebagai salah satu teman terbaiknya aja.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.