Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hepatitis A Tak Ada Obatnya, Menkes: Istirahatkan Livernya!

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 03 Juli 2019 |20:50 WIB
Hepatitis A Tak Ada Obatnya, Menkes: Istirahatkan Livernya!
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PENYAKIT Hepatitis A di Pacitan, Jawa Timur masih menjadi fokus pemerintah saat ini. Laporan terakhir pada 30 Juni 2019 mencatat bahwa terdapat 957 warga yang positif mengidap Hepatitis A.

Hal ini tentunya membuat geger para masyarakat yang tinggal di wilayah dekat Pacitan, Jawa Timur. Bupati Pacitan pun telah menerapkan wabah virus Hepatitis A sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 25 Juni 2019.

Melihat hal tersebut, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek mengimbau para masyarakat untuk terus menjaga kebersihan. Menkes mengatakan kasus Hepatitis A di Pacitan bisa ditangani secara bersama-sama.

Menkes mengatakan kasus Hepatitis A di Pacitan bisa ditangani secara bersama-sama.

Pada kesempatan yang sama, Menkes Nila mengimbau masyarakat untuk tetap beristirahat cukup agar bisa kembali fit seperti sediakala. Selain itu menjaga pola makan sehat pun wajib dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan.

“Istilah saya diistirahatkan livernya, liver itu lebih banyak kerja untuk karbohidrat, gula. Itu biasanya kita kurangin. Hepatitis kan tidak ada obatnya, tadi saya bilang istirahat, itu virus, imbauan untuk masyarakat jaga kebersihan, sebelum makan cuci tangan dulu,” tutur Menkes Nila, Rabu (3/7/2019).

Sebagaimana diketahui, masa inkubasi atau perkembangan penyakit Hepatitis A dalam tubuh yakni selama 15-50 hari. Di sisi lain masa penyembuhan Hepatitis A sekitar 2 minggu, bahkan bisa kurang atau lebih dari 2 minggu.

jadi ada beberapa lab di Surabaya, kita kirim untuk memeriksa air itu,” terang Menkes Nila.

“Secara epidemiologi kita harus lihat daerah mana yang kena. Kalau dalam satu aliran sungai ya mungkin aliran sungai itu yang harus kita perhatikan. Barusan saya dapat informasi air-air di situ sedang diperiksa di laboratorium, jadi ada beberapa lab di Surabaya, kita kirim untuk memeriksa air itu,” terang Menkes Nila.

Terkait penanggulangan hepatitis A, Menkes mengatakan pemerintah daerah sudah melakukan tindakan dan sudah bergerak melakukan penanganan. Karena itu, Menkes menekankan kepada warga Pacitan untuk menjaga kebersihan. “Kebersihan nomor satu,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement