Sementara itu, ahli dermatologi spesialisasi peremajaan kulit, terapi laser mutakhir, dan dermatologi nutrisi, Whitney Bowe mengungkapkan untuk mengatasi jerawat hormonal bisa mengandalkan probiotik.
Sama seperti cara antibiotik memerangi jerawat, probiotik dapat membantu melawan serangga berbahaya yang memicu peradangan. Dirinya mengatakan saat ini para peneliti tengah mempelajari cara bakteri sehat dapat digunakan secara topikal pada kulit atau dikonsumsi secara oral untuk menghilangkan jerawat.
"Tips dari saya adalah berkeringat alias olahraga beberapa kali seminggu untuk mengurangi kadar kortisol. Kadar kortisol yang meningkat dapat memicu respons peradangan dalam tubuh yang dapat memperburuk pori-pori dan mendorong timbulnya jerawat,” tandas Bowe.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.