Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melongok Pemandian Air Panas Peninggalan Raja Kraton Solo yang Kini Merana

Bramantyo , Jurnalis-Rabu, 26 Juni 2019 |16:13 WIB
Melongok Pemandian Air Panas Peninggalan Raja Kraton Solo yang Kini Merana
Lokasi pemandian Raja Kraton Solo (Foto: Bramantyo/Okezone)
A
A
A

SUKOHARJO - Suasana sejuk terasa saat menjejakkan kaki di lokasi pesanggrahan Langenharjo Sukoharjo. Suatu komplek peristirahatan milik Kraton Kasunanan Surakarta sejak Paku Buwono (PB) V bertahta hingga Paku Buwono (IX dan Paku Buwono (X) sebagai penerusnya.

Terlihat bangunan berupa pendapa yang disebut Prabasana masih berdiri tegak meski kondisinya sangat memprihatinkan dan kurang mendapatkan perawatan. Dahulunya pendopo ini biasa digunakan untuk pentas kesenian dan juga lokasi menyepi. Sedangkan dibagian belakang ada juga pendopo yang disebut pendopo Pungkuran. Di dalam pendopo tersebut terlihat kursi yang dahulu sering digunakan untuk tempat duduk PB X Kraton Kasunanan Surakarta. Di bagian dinding pendopo terlihat deretan foto-foto kuno.

Pendopo di pemandian raja Kraton Solo

Kemudian ada juga tempat yang dijadikan lokasi "menyepi" penguasa Kraton Kasunanan Surakarta kala itu. Dan sampai sekarang masih dilestarikan. Namun tidak semua orang diperbolehkan masuk tanpa seizin Keraton.

Tepat di depan pendopo Pungkuran terdapat lokasi pemandian air hangat. Ada satu sumber air panas yang dulunya mengalir sangat deras dan airnya hangat, banyak digunakan untuk pengobatan karena mengandung belerang.

Halaman pemandian raja Kraton Solo

Sayangnya saat ini sumber airnya sudah tidak panas lagi karena sudah tertutup banyak lumpur dan debit airnya juga berkurang sehingga perlu bantuan pompa. Ada delapan kamar mandi yang disediakan namun kondisinya tidak terawat

Di halaman pemandian raja Kraton Kasunanan Surakarta juga ada replika patung binatang seperti gajah dan macan Jawa. Konon di halaman yang ditumbuhi beragam pohon besar dan rindang berusia ratusan tahun seperti beringin dan sawo ditempatkan juga macan asli Jawa yang sengaja dirawat untuk menjaga lokasi tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement