Banyak orang di Indonesia yang masih belum mengetahui mengenai perbedaan antara GERD dan penyakit maag. Sekilas, penyakit ini seperti sama. Sama-sama menyerang lambung. Namun ternyata, maag dengan GERD memiliki definisi yang berbeda.
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) sendiri merupakan asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan (re-flux) yang disebabkan oleh katup lambung yang tidak berfungsi secara optimal. Penderita GERD juga biasanya sudah pasti penderita maag. Sedangkan, maag adalah radang lambung yang berupa kerusakan pada dinding lambung akibat dari produksi asam lambung dan reaksi inflamasi yang berlebihan.
Gejala yang terjadi pada kedua penyakit tersebut hampir sama. GERD yang tidak diterapi dengan baik akan menyebabkan komplikasi, antara lain perdarahan, penyempitan kerongkongan, dan berisiko memicu kanker kerongkongan.

Dilansir dari NakedPress, Rabu (19/6/2019), inilah beberapa penyebab utama yang dapat menimbulkan penyakit maag dan gerd.
1. Sering makan sembarangan
Makan-makanan berminyak, manis-manis, micin, junk food dan pola makan yang berantakan dapat meningkatkan produksi asam lambung dan reaksi radang yang akan memperparah pengikisan dinding lambung.