Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Parah! Kecanduan Game Online Puluhan Anak Kena Gangguan Mental

Agregasi Solopos , Jurnalis-Rabu, 19 Juni 2019 |12:05 WIB
Parah! Kecanduan Game Online Puluhan Anak Kena Gangguan Mental
Game online (Foto: Pixabay)
A
A
A

Dampak negatif bermain game online tak hanya membuat anak kecanduan. Keseringan bermain game online rupanya juga bisa membuat anak mengalami gangguan mental. Hal itu disampaikan Wakil Direktur Medik Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Amino Gondohutomo, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Erlina Rumanti kepada wartawan di Semarang.

“Saat ditegur, si anak tak terima dan marah-marah tak terkendali. Kemudian ada orang tua yang mengeluhkan prestasi anaknya di sekolah merosot drastis. Itu yang dikhawatirkan mereka. Lalu beberapa anak dibawa kemari untuk menjalani pemeriksaan jiwa,” ujar Erlina, Selasa (18/6/2019)

Ia mengatakan, jumlah anak yang dibawa berobat ke rumah sakitnya akibat kecanduan game online setidaknya 20 orang. Rata-rata mereka berusia 19 tahun ke bawah.

game online

(Foto: Pixabay)

“Kalau yang paling banyak menghuni RSJ Amino pasien laki-laki berusia 20-50 tahun. Rata-rata pasien mengalami masalah ekonomi, menjadi pengangguran, atau faktor keluarga. Tapi, baru-baru ini yang menjalani terapi karena mengalami gangguan mental karena pengaruh game yang ada di handphone," ujar Erlina.

Game online, terang dia, mempengaruhi tingkat emosional pasien. Mereka jadi mudah marah, berperilaku tertutup, dan mengabaikan teguran orang tuanya.

Pihaknya menyarankan kepada orang tua yang menemukan gejala gangguan mental tersebut supaya segera memeriksakan anaknya ke rumah sakit. Pemeriksaan dini bisa menanggulangi penyakit yang menjurus ke arah lebih serius.

Apalagi, WHO resmi memasukan perilaku kecanduan game ke dalam versi terbaru International Classification of Diseases (ICD) Internasional. "Perilaku yang adiktif seperti bermain game lebih dari tiga jam, saat ini telah didefinisikan dalam gejala gangguan mental. Ini juga sesuai apa yang disampaikan oleh WHO," terangnya.

Pihaknya saat ini, lanjut Erlina, telah membuat aplikasi bernama 'Sidewa'. Aplikasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk melayani konsultasi gangguan kejiwaan dan mental secara online.

"Aplikasinya tinggal diunduh di app store, dan kami bisa mengecek gangguan mental maupun kejiwaan secara dini lewat aplikasi tersebut," tutur Erlina.

(Muhammad Saifullah )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement