Pop up store ini diselenggarakan oleh Rendezvoo, sebuah agen fesyen di Paris dengan mengangkat tema French Kiss Asia. Kegiatan ini melibatkan tujuh negara antara lain Indonesia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, China, Vietnam, dan Prancis.
“Kami optimistis produk yang ditampilkan mampu memenuhi tren yang sedang berkembang, yaitu fesyen yang etis dan berkelanjutan. Kami juga selalu melibatkan para pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengembangkan bahan yang digunakan dalam produk kami,” ungkap desainer SOE Jakarta, Monique.
Menurut Megawati, pembukaan acara telah berlangsung pada 13 Juni 2019 lalu dan dihadiri oleh buyers, para pelaku fesyen, serta jurnalis Prancis. Dalam kesempatan tersebut disuguhkan aneka hidangan dan alunan musik khas Indonesia.
“Selain bisa melihat potensi para desainer Indonesia, para undangan diharapkan juga dapat merasakan secara langsung kelezatan aneka makanan dan minuman serta keindahan musik Indonesia,” terang Megawati.
Selama periode 2016 sampai dengan 2018, permintaan Prancis terhadap produk fesyen meningkat sebesar 6,16 persen. Hal tersebut sejalan dengan tren peningkatan ekspor produk fesyen Indonesia ke Prancis sebesar 6,04 persen pada periode yang sama, serta pertumbuhan ekspor produk tersebut 4,58 persen pada 2018.
(Muhammad Saifullah )