Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Toilet Duduk Vs Jongkok, Mana yang Lebih Membantu BAB

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Senin, 27 Mei 2019 |09:34 WIB
Toilet Duduk Vs Jongkok, Mana yang Lebih Membantu BAB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SEMBELIT merupakan kondisi yang paling sering dikeluhkan banyak orang. Selain membuat feses sulit keluar, sembelit juga membuat perut mulas dan terasa penuh. Baru-baru ini, sebuah toilet jongkok disebut-sebut dapat melancarkan BAB. Benarkah demikian?

Alasan umum yang membuat Anda sulit buang air besar adalah sembelit. Namun, desain toilet yang dipakai ternyata juga memengaruhi kelancaran buang air besar.

Kalau ditanya, mana yang Anda pilih, kloset jongkok atau duduk? Meski kloset duduk lebih tidak melelahkan, beberapa orang lebih nyaman menggunakan kloset jongkok, mungkin Anda juga termasuk.

Alasannya, mereka yang yang terbiasa menggunakan jenis kloset ini merasa bahwa kloset jongkok memudahkan mereka untuk buang air besar dengan lancar. Hal ini disebabkan karena posisi jongkok memang mempermudah BAB.

Baca Juga: Ini Penyakit Paling Boros Habiskan Anggaran BPJS Kesehatan

Bagaimana dengan mereka yang menggunakan toilet duduk, bagaimana cara untuk memperlancar BAB?

Lantas, bagaimana dengan mereka yang menggunakan toilet duduk, bagaimana cara untuk memperlancar BAB? Nah, ada solusi untuk mereka yang menggunakan toilet duduk, yakni menggunakan pijakan kaki, karena membantu melancarkan BAB dengan mendorong feses ke usus besar jauh lebih baik.

Penyebabnya lantaran saat meletakkan kaki di pijakan toilet, kaki membentuk posisi seperti berjongkok. Temuan ini diperkuat dengan sebuah penelitian yang diselenggarakan oleh Ohio State University Wexner Medical Center dan College of Medicine.

Sebanyak 52 responden yang mengalami sembelit diminta menggunakan toilet duduk dengan pijakan kecil untuk kaki. Benda ini juga disebut sebagai squatty potty.

Para responden itu kemudian diminta mengenakan alat itu selama 1 bulan untuk dilihat perkembangannya dalam mengatasi sembelit.

Baca Juga: Sektor Pariwisata Rasakan Dampak Positif dari Pembangunan Infrastruktur di Era Jokowi

 71% peserta melaporkan penggunaan squatty potty dapat membantu melancarkan BAB.

Hasilnya menunjukkan 71% peserta melaporkan penggunaan squatty potty dapat membantu melancarkan BAB. Sementara itu, 90% mengaku bahwa mereka tidak ngeden sebanyak biasanya.

Dua per tiga jumlah peserta bahkan menyatakan bahwa mereka akan terus menggunakan squatty potty untuk mempermudah keluarnya feses saat BAB.

"Studi ini menunjukkan bahwa memakai alat sederhana di toilet, dapat membantu mempermudah melancarkan BAB dan mengurangi gejala sembelit, seperti kembung dan gerakan usus yang tidak kadang menimbulkan rasa tidak nyaman", papar dr. Peter Stanich, asisten dosen bagian gastroenterologi, hepatologi, dan nutrisi di Pusat Medis Ohio State University Wexner Medical Center.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement